Kopi Merapi

kopi merapiSleman, JOGJA. Kopi yang satu ini sedang naik daun lho. Kepopulerannya berjalan seiring aktivitas Gunung Merapi. Brandingnya paling mahal karena harus melibatkan  Gunung Merapi. Gampangnya makin aktif gunungnya makin populer juga kopi ini. Namanya Kopi Merapi, souvenir istimewa dari desa Koi Petung, Sleman, Yogyakarta.   Baca lebih lanjut

Wisata Kreatif: Susuri Bangunan Kuno Dengan Pit Onthel

pit ontel1JOGJA| Paguyuban Dimas Diajeng Kota Yogyakarta angkatan 2013 punya cara unik sob, buat mengenalkan wisata kota pada anak anak muda. Mereka membuat “Ngonthel Pinter  Nggolek Tambahing Elmu  Pit-Pitan Lan Muter-Muter”, alias menyusuri sudut-sudut kota menggunakan sepeda onthel. Wah, kreatif sekali ya sob dan mungkin bisa jadi alternative wisata kreatif kota. Oh, ya mereka tak sekedar bersenang senang lho, rute yang mereka pilih sengaja berhenti di banguna cagar budaya di kota Yogyakarta. Sebut saja benteng Vrederburg, kawasan pecinan Kampung Ketandan, gedung SMA N 11 dan taman sari sob…. Baca lebih lanjut

Boneka Aroma Terapi

???????????????????????????????Sekumpulan mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan UNY 2013, menuangkan ide kreatif mereka dalam bentuk boneka bernama “Barbara Queen”. Barbara Queen ini bukan sembarang boneka, selain menggunakan busana adat nusantara, boneka ini juga memiliki fungsi lain yaitu aroma terapi. Mereka adalah Latifa Dwike Ambarawati, Arinta Setia Sari, Meita Wulan Sari, dan Renaldi Iriawan, Baca lebih lanjut

Para Profesional Mengajar Anak SD 2

GambarSLEMAN, jogjacreative.com| Akhirnya hari inspirasi itu tiba. Rabu 20 Februari 2013, pagi yang lembab untuk bekerja namun telah menjadi biatku untuk berangkat ke Kelas Inspirasi di SD Cemoroharjo Pake m Sleman. Berbekal tas penuh dengan peralatan, motor buntutku melaju kencang. Hari ini saatnya membuktikan diri, apakah aku setangguh yang kurasakan.

Sampai di lokasi sekitar 3 km dari pakem, waktu menunjuk pukul 06:45, beberapa teman pengajar sudah berkumpul -begitu pula kawan kawan kecilku- siswa SD Cemoroharjo.

Kelas Inspirasi ini mampu membuatku tak tidur semalaman. Otaku terus berfikir bagimana mengenalkan profesi “jurnalis TV” secara mudah bagi anak SD. Akhirnya kuputuskan untuk membawa handycam dan Tv. Aku cuma berfikir bahwa sistem televisi yang rumit dapat dipermudah dengan memberikan video di televisi -yang kubawa- secara LIVE. So, mereka bisa melihat wajahnya langsung di tv…xixixi….lucu kan?

47045_586885818007503_1895844387_nDan akhirnya, kelas 2 ke kelas 3 sukses lancr meski konektor kamera sempet ngadat gak mau keluarkan gambar. Kawan-kawan kecil antusias melihat wajahnya sendiri di televisi. Malu bercampur ingin tahu, mereka tertawa melihat wajah temenya bahkan dirinya sendiri….

Sampailah di kelas 4, ampuuuu……dech…anak kelas 4 tuh bandel banget. Mereka mengekspresikan rasa ingin tahunya dengan bergerombol, Mungkin ini masa transisi dari rasa malu ke…keberanian kolektif. Artinya maunya sih…berani tapi barenga bareng…..

Ramenya minta ampun…..pusingggg…..

Kelas 5, mulai kalem….pikiran mereka lepas bebas. Mereka berani mengekspresikan dirinya dengan wajar. Dikelas inilah aku melempar pertanyaan yang jawabanya LUAR BIASA mengerikan!!!

“Anak anak apa tugas seorang wartawan?” tanyaku. Jawab mereka “Mencari berita pak!!!”. “Berita seperti apa?” sahutku.  “Pembunuhan, pencurian, narkoba, Raffi Ahmat”, teriak mereka. “Waduh…..kok kejem semua beritanya”, tanyaku.

Ternyata anak kelas 5 merupakan fase terakhir anak SD bebas bergembira. Mereka mendpat referensi itu dari tayangan tv. so, klo begitu tv itu ya…isinya hanya pembunuhan, pencurian, narkoba dan Raffi ahmad. ampun dech!!! jadi merasa bersalah diriku….

Sampailah di kelas 6. Kelas yang kuharapkan lebih aktif dengan banyak pengetahuan yang siap diekspresikan. Tapiiiiiii……..ternyata!!!! mereka PASIF bangetttt…..!!!!

Formal banget……mereka duduk rapi, menahan bicara.

Ko bisa ya…menurut pandanganku mereka telah di”kekang” oleh aturan bahkan “ancaman” sebagai siswa terbesar yang akan UJIAN. Atas nama UJIAN mereka harus tertib, dewasa, dan menahan diri…..mmmm….ngeri dech….

Maraton Mengajar 5 kelas

Secara umum otaku diuji tak hanya berstrategi dengan materi namun juga emosi…..terutama di kelas 4. Seluruh syaraf otaku menegang, mencari cara….melihat jam…memasang telinga…hingga akhirnya MATI GAYA. “kok belum bel ya?” “dah, habis nih…materi….ndak ada lagi yang mo dibagi…”
Semoga 5 jam Kelas Inspirasi dengan 7 profesi memberi sedikit inspirasi bagi kawan kecilku. Agak pesimis namun tak melupakan semangat kawan kawan pengajar lain dengan berbagai strateginya.

Para Profesional Mengajar Anak SD 1

GambarBANTUL, jogjacreative.com| Puluhan bahkan mungkin ratusan profesional dari berbagai macam profesi nggrudug Pedepokan Saptoaji Tegal, Krapyak Yogyakarta. Grudugan itu ternyata merupakan satu agenda briefing panitia kelas Inspirasi Yogyakarta.

Kelas Inspirasi adalah sessi khusus dari Indonesia mengajar yang memberi kesempatan pada profesional untuk berbagai mimpi kepada anak anak. “Para profesional yang sukses karena pendidikan turun tangan berbagai cerita dan pengalaman kerja selama sehari di Hari Inspirasi. Cerita tersebut akan menjadi bibit mimpi untuk para siswa menumbuhkan cita dan mimpinya tanpa batas.  Baca lebih lanjut