Mahasiswa Pascasarjana ISI Yogyakarta Mendadak Gila

Warga jalan suryodiningratan dikejutkan dengan kejadian tak wajar di kampus pascasarjana ISI Yogyakarta. Dalam sehari seluruh mahasiswa s2 dan s3 mendadak menjadi ‘gila’. Tak sekedar bertingkah laiknya orang sinting, para mahasiswa, dosen bahkan calon doktor seni ini berpakaian ala orang gila.  Bahkan halaman dan gedung kampus pun tak lepas dari tangan tangan gila mereka.

Para civitas akademika ini ternyata tertekan, gregetan, dan marah dengan situasi keadilan dan peradilan bangsa ini. kegilaan ini terjadi akibat carut marutnya dunia peradilan Indonesia seperti kasus bibit-candra, kasus munir, dan kasus lain yang tak terungkap. Disusul dengan fenomena keadilan yang ikut ikutan mengancam orang orang kecil seperti kasus prita, kasus pencuri dua butir buah kakau di Purwokerto. Seakan tidak kuat menahan berbagai deraan pikiran dan hati ini maka seluruh mahasiswa dosen dan alumni pascasarjana ISI Yogyakarta bertingkah gila.

Pemandangan ini merupakan bagian dari ekspresi seni dan refleksi para seniman yogyakarta. Bertajuk Sehari Boleh Gila, lebih dari 50 mahasiswa menyulap dirinya dengan dandanan aneh aneh.

Menurut Dwi Mariyanto direktur pasca sarjana isi yogyakarta,  keadailan dan peradilan menjadi penting untuk dibicarakan oleh para mahasiswa karena permasalahan ini benar benar menohok setiap orang bahkan mereka yang tak peduli dengannya.

Laiknya penyaluran aspirasi lewat demonstrasi, para mahasiswa ini juga menyampaikan deklarasi, sebagai sebuah tuntutan. Karena dilakukan secara gila, isi deklarasi ini pun juga mengandung muatan yang membuat siapapun yang mendengarnya akan tergila gila.

Deklarasi

Setelah mencermati situasi peradilan dan keadilan Indonesia dewasa ini, kami menyatakan

  1. perlu pembenahan atas lembaga lembaga peradilan dan penegakan hokum Indonesia

  2. Usut tuntas pelanggaran korupsi dan HAM

  3. Karena banyaknya obral sumpah murahan oleh pejabat dan petinggi Negara, maka perlu  diaktifkan SUMPAH POCONG

  4. Menyikapi persoalan persoalan diatas, maka keluarga Mahasiswa Pascasarjana ISI yogyakarta menawarkan jasa pelayanan sumpah pocong bagi petinggi atau pejabat yang membutuhkan, oleh Shaman Ki Rakyat Agus Purwantoro

Yogyakarta, 10 Desember 2009

Keluarga  Mahasiswa Pascasarjana

ISI Yogyakarta (KAMAPASA-ISI YOGYA)

Gila Bukan???

ring tinju GILA

sech puji??

9 pemikiran pada “Mahasiswa Pascasarjana ISI Yogyakarta Mendadak Gila

  1. Saya pribadi sangat setuju bila diadakan peradilan SUMPAH POCONG,karna pejabat dulu,kemari,dan sekarang tak lebih dari mayat hidup yg begentayangan yg selalu meresahkan masyarakat….pada umumnya…. Khususnya rakyat kecil.

  2. Selamat pagi,
    Saya memakai seragam sekolah dan no peserta ujian nasional SMAN 2 Yogya SBI dan no peserta SNMPTN ISI FSRD SBI 2000-2005 dan ITB FTSP SBI 2005-2010…terima-kasih Indonesia Sehat untuk Sdr. Presiden Sri Sultan HB X di DI Yogyakarta

  3. Ping balik: Take It ISI « Martoart

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s