Rajin Menulis Ide Gila, Membawa Desi ke Forum Pemuda Asia Pasific

IMG_1545aPapringan, JOGJA – Desideria  Cempaka W. M., gadis manis asal Papringan Catur Tunggal Yogyakarta berhasil menjadi wakil Indonesia di Forum Pemuda Eco-Minds (The Eco-Minds Asia Pasific Youth Forum) di Selandia Baru 25-30 Mei 2009 ini. Hebat karena Desi berhasil menggeser ratusan proposal dengan tulisan Independent Energy Community to Counter Bio Fuel Dilemma, sebuah konsep kemandirian energi untuk masyarakat akar rumput.

Eco-Minds Asia Pasific Youth Forum

Eco-Minds merupakan program csr dari BAYER kerja sama dengan United Nation for Environment Programme (UNEP). Program ini menantang pemuda untuk memikirkan manfaat ilmu dan teknologi secara kreatif dan praktis secara interdisipliner untuk menjawab pembangunan berkelanjutan. Tak semata ramah lingkungan, pembangunan berkelanjutan yang dikonsepkan forum ini harus mempertimbangkan factor ekonomi sosial budaya dalam tahapannya.

Bayer Indonesia sendiri mengirim tiga pemuda, mereka adalah Danang Ambar praboyo dari IPB bogor, Pradygdha Kumayan Jati dari ITB bandung dan Desideria Cempaka sebagai satu satunya wakil perempuan dari Indonesia.

Awalnya

Menjadi wakil Indonesia di ajang Eco-Mind 2009 tak pernah terbayangkan bagi Desi. Dirinya mengatakan bahwa kesempatan ini telah dia tunggu sejak tahun lalu. “Setahun lalu saya telah tertarik dengan program ini namun syarat pengalaman berkegiatan belum dapat saya penuhi”. Untuk memenuhi persyaratan yaitu pengalaman di organisasi dan lembaga swadaya masyarakat, Desi memperbanyak jam terbangnya di beberapa lembaga.

Proposal independent energy community to counter bio fuel dilemma berisi persoalan sistem energi yang dapat diperbarui dan menawarkan solusi dengan mengembangkan potensi daerah atau komunitas yaitu dengan memanfaatkan bahan alami. Komunitas yang mandiri secara energi dibentuk dengan mengandalkan pemberdayaan masyarakat kecil dan menggerakkan kebijakan dan kreatifitas local mereka untuk pengembangan energi terbaru. Pada akhirnya pemerintah bertindak sebagai fasilitator dan sekaligus pembeli bahan bahan yang dihasilkan masyarakat sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.

Kembali berprestasi di Selandia Baru

Sesampainya di selandia baru, peserta dikenalkan berbagai macam tempat –hasil pembangunan ramah lingkungan di Selandia Baru-, peserta juga dikelompokkan secara acak dengan berbagai disiplin ilmu dan Negara. Tujuannya mendorong pertukaran ide dan kerjasama yang sehat diantara peserta.

Nah…desi bergabung dengan empat peserta lain dan menelurkan sebuah judul sustainable energy systems, sebuah strategi berbasis pembaharuan teknologi berkelanjutan untuk menekan produksi karbon. Hasilnya, sempurna! Tim ini mendapat juara pertama untuk konsepnya. 

3 pemikiran pada “Rajin Menulis Ide Gila, Membawa Desi ke Forum Pemuda Asia Pasific

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s