Pupuk cair organik beraroma Buah

macam macam pupuk aroma buah

macam macam pupuk aroma buah

Pupuk organik banyak yang sudah mampu produksi. Pupuk cair organik juga banyak yang bisa berproduksi. Nah bapak dosen UPN yogyakarta ini berhasil mengembangkan PUPUK CAIR ORGANIK BERAROMA BUAH. Mmmm….pasti harum aromanya.
Ir Didi Sayidi, M. Si., dosen ilmu tanah fakultas pertanian UPN Yogyakarta gerah melihat menggunungnya sampah di beberapa tempat. Kesadaran untuk memanfaatkan sampah organik dan non organik telah banyak tumbuh namun terhalang dengan komposternya.

wadah pupk sederhana                                    foto: didi sayidi UPN

wadah pupk sederhana foto: didi sayidi UPN

Membuat pupuk di rumah.
Pupuk cair organik sangat mudah membuatnya, cukup menyediakan tong plastik dengan kran di bagian bawahnya dan tutup yang dipasangi pipi untuk jalan gas buang. Harga untuk tong sebesar ini sampai 150 ribu namun anda dapat menggantinya dengan ember plastik. Dan menaruhnya di halaman rumah.
Pisahkan sampah dapur anda yang organik artinya yang dapat diurai. Masukkan dalam komposter ini. Tambahkan ragi tempe dan tunggu hingga satu minggu. Bila anda ingin supaya sampah ini tidak bau maka anda dapat menyemprotkan RAMUAN AJAIB. Untuk membuat RAMUAN AJAIB sama seperti ketika anda membuat JUS NANAS. Nanas, air hangat dan gula lalu blender hingga halus. Mudah bukan!! Semprotkan dalam sampah!!!
Sumber: Direktorat Gizi Departemen Kesehatan, 1981

komposisiPupuk cair beraroma
Setelah satu minggu, kita dapat memanen cairan hasil fermentasi ragi dan sampah organik. Caranya buka kran dan tampung dalam drigen. Cairan ini menjadi starter untuk pembuatan pupuk cair beraroma dan pupuk padat.
Aroma buah atau bunga dapat dibuat dengan cara memblender buah atau bunga. Disini anda dapat membuat aroma jeruk, nangka, durian bahkan bunga kenanga. Untuk membuat pupuk beraroma cukup menambah 10 persen saja lalu tunggu hingga 2 minggu. Ini untuk memastikan bahwa bakteri mengkonsumsi semua makanan dalam aroma. Hasilnya nampak lebih pekat dan wangi… Bukan???.,
Pupuk padat & pelet
Limbah cair tadi ternyata dapat digunakan sebagai tambahan nutrisi pada pupuk padat dan pelet. Seperti membuat pelet, limbah cair ini diambil 300 ml dan dicampur dengan dedak 1 liter, azolla 3 sendok, dan 1 sendok tepung kanji sebagai pengikat. Remas dan aduk hingga menyatu. Lalu ayak untuk hasil pupuk berbutir. Agar kering, masukkan dalam oven selama 6 jam atau jemur di terik matahari.

Dedak atau limbah aren dipilih karena keduanya merupakan sumber karbon dan hara. Sementara azolla digunakan sebagai sumber nitrogen bahkan penambahan pupuk kandang juga menyimpan kandungan sendiri.

Hasilnya dapat dibuktikan dengan tanaman ini. Ekperimen Didi Sayidi dapat terlihat dari tanaman hias, padi dan jagung ini. Pupuk cair dapat anda masukkan dengan campuran satu banding 50 ml air. Semprotkan pada tanaman hias anda.

Tanaman pada dan jagung ini terlihat lebih hijau, subur dan anakan yang lebih banyak dengan pupuk campuran dedak. sementara pupuk dengan campuran aren terlihat lebh dulu mengeluarkan butiran padi.

Terinspirasi dengan karya inovasi ini?. itulah tujuan kami.
Tertarik untuk menerapkan??.
silahkan saja.

7 pemikiran pada “Pupuk cair organik beraroma Buah

  1. Asw saya dayu,,
    saya tertarik dengan inovasi ini,,
    namun saya masih bingung dengan cara kerja produk tersebut,,
    kira-kira gmn y cara kerjanya sehingga sampah organik td dapat berfungsi sebagain pupuk cair.
    Mhn penjelasannya y,,
    trmksh..🙂

  2. Ping balik: 2010 in review « JOGJA MEMANG ISTIMEWA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s