Geram melihat perancang manca negara mengolah batik secara total, anak anak muda yang tergabung dalam Medogh, youth for nation memberanikan diri terjun di dunia mode busana. Medogh merupakan butik usaha delapan anak muda bervisi membawa kaum muda pada kemampuan menghargai bangsa dengan cara mencintai batik. Yakin, tak main main umurnya yang belum ada satu tahun namun telah mendapat respon pasar anak muda. Produk yang mereka buat adalah jaket dan kaos batik. Batik yang selama ini dianggap tua dan formal didesain menjadi jaket dan kaos yang keren dan gaul. Baca Lanjutannya…
Batik Gaul Ala Medogh
Ditulis dalam Uncategorized
Sampah Elektronik, Penyuplai Listrik

Nologaten, SLEMAN. Jengkel listrik kos kosan sering mati Wahyu Arief Budiman mahasiswa S2 teknik elektronika UGM merintis pembuatan power inverter. Hebatnya, power inverter ini dibuat dari barang elektronik bekas. Walhasil, penyuplai listrik mini yang diberi nama Box Energy Power atau Bogi Power ini berhasil menggondol dana Program Kreatifitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan Dikti Depdiknas tahun 2009 ini. Baca Lanjutannya…
Ditulis dalam inspirasi gila | Tag:bogi power, elektronik bekas, genset mini, power inverter, sampah, suplai listrik
Ketelaku Sayang, Slondokku Malang!

membuat alen alen/ slondok ketela
Banjarsari, KULON PROGO – Puluhan mahasiswa melaju dengan sepeda motor buntutnya menyerbu jajaran bukit menoreh, tepatnya menuju desa Banjarsari Kalibawang Kulon Progo Yogyakarta. Bukan untuk ‘berwisata’, para mahasiswa ini menyusuri perbukitan kapur bagian barat yogya ini, keluar masuk hutan jati nan gersang dan kering hingga sampailah di pematang ladang. Hamparan ketela pohon hidup di tanah tandus. Meski dibelah aliran sungai namun tak membuat bukit kapur ini hijau dan subur. Baca Lanjutannya…
Ditulis dalam kreatif edukasi, kreatif kuliner | Tag:alen alen, banjarsari, ketela pohon, slondok
Berambisi dengan ‘Teh Bunga Sepatu’
Terban, JOGJA- Memenuhi rasa ingin tahu sekaligus menjawab beberapa pertanyaan pembaca seputar cara membuat teh bunga sepatu ini maka saya tuliskan tata cara pembuatan secara sederhana. Tulisan ini didasarkan laporan penelitian Dila Maghrifani, Fitri Astiwahyuni, Meritha Vridawati siswa SMU N 6 Yogyakarta dengan judul “SHU TEA – SHU JAM“ PRODUCT OF SHU AMAZING BEHIND BEAUTIFULL HIBISCUS ROSA-SINENSIS, Pemanfaatan Mahkota Bunga Sepatu Menjadi Sumber Makanan dan Minuman Baru Yaitu Teh dan Selai Bunga Sepatu. Baca Lanjutannya…
Ditulis dalam inspirasi gila, kreatif kuliner | Tag:bunga sepatu, cara buat teh bunga sepatu, teh
Menggembleng Diri Hidup di Kampung

menyusuri desa
Krebet, BANTUL - Sekitar 60 mahasiswa fakultas Psikologi Universitas Sanata Darma Yogyakarta meninggalkan kampus mereka untuk tinggal bersama masyarakat desa. Apa yang mereka lakukan? Mereka menjalankan misi komunitas untuk menggembleng diri secara psikologis berbaur dengan masyarakat desa. Lokasi yang dituju adalah desa Krebet, kec Pajangan, kab. Bantul Yogyakarta. Baca Lanjutannya…
Ditulis dalam kreatif edukasi | Tag:krebet, live in, psikologi, sanata darma, USD
Profesor Mengajar di Sekolah
Sidobali, JOGJA - Profesor mengajar mahasiswa di kampus wajar saja dalam pendidikan kita, namun bila seorang profesor mengajar siswa di sekolah dasar dan menengah itu baru kejutan!! Bukan Yogyakarta bila tidak berinovasi dalam membangun pendidikan salah satunya ‘menarik’ puluhan professor masuk ke sekolah dalam program Profesor Goes To School.
Program profesor mengajar di sekolah merupakan gagasan gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X yang diselenggarakan oleh Dewan Pendidikan Propinsi DIY. Keluaran program ini agar siswa lebih mudah menemukan pengetahuan baru dari proses belajar mengajarnya berbekal experiential learning menuju discovery learning sehingga siap berkreasi memasuki tahap invention learning. Proses ini juga menjadi pembelajaran guru dalam menekunibahan aja siswa.
Dalam sambutannya saat meluncurkan program ini di SMA N 8 Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan,”Seorang professor perlu mencermati materi dan metode pengajarannya agar tidak terkesan ceramah. Sekaligus kontinyuitas program ini agar transfer pengetahuan terus berlanjut dari generasi ke generasi.”
Program ‘Profesor Mengajar di Sekolah’ berisi kegiatan belajar mengajar pengetahuan umum, maupun pengajaran yang menggantikan peran guru pada mata pelajaran tertentu di SD-SMP-SMA oleh professor. Bagi sekolah yang tertarik untuk mengikuti program ini maka mengajukan permohonan ke :
Dewan Pendidikan DIY
Pringgitan Wetan, Pendapa Wiyatapraja,
Kompleks Kepatihan Danurejan 515789 Yogyakarta
telp: 0274-7460 235, 562 811 psw 1231
fax 0274-374 919, 562 632
email: dewandik-jk@yahoo.com
Ditulis dalam kreatif edukasi | Tag:dewan pendidikan DIY, profesor, profesor mengajar, sekolah, siswa
Rajin Menulis Ide Gila, Membawa Desi ke Forum Pemuda Asia Pasific
Kontes Robot Nasional, Heboh!!

Emang heboh!!! Tak pernah terbayangkan bila suasana kontes robot nasional di Grha Sabha Pramana UGM seheboh KRI-KRCI-KRSI nasional 2009 di Grha Sabha Pramana UGM. Melebihi pertandingan basket NBA, kontes robot ini diikuti oleh 91 peserta dari 48 perguruan tinggi nasioal.
Brisiknya minta ampun, ramenya nggak tanggung-tanggung. Tribun grha sabha berkapasitas lebih dari 500 orang tak satupun kelihatan kursinya alias diduduki para sporter tim. Gilanya lagi semua sporter ‘gila’ ini seakan gak punya telinga karena masing masing memukul drum dan menyanyikan yel yel mereka. Terpikir sekilas kalau bunyi berdenyit…mesin robot dan..bib…tanda aktif jadi gak penting kali. Padahal kontes robot Indonesia ini merupakan kontes robot manual yang mengangkat robot otomatis agar bisa memukul kendang di bagian finis.
Ha ha ha…bukan basket bukan sepakbola..semua pertandingan emang layak didukung oleh penggemar. Semuanya menmgambil kesempatan untuk berteriak….yark…..!!! memukul drum….dang dang dang….!!!
Lega rasanya bisa berteriak dan mencurahkan kepenatan hidup dalam pertandingan ini. Any way…kontes robot nasional ini diselenggarakan tiap tahun oleh dirjen dikti. Kontes ini merupakan kontes robot terbaik antarregional yang sebelumnya telah bertanding. Regional I di pekanbaru, regional II di Universitas Indonesia, regional III di UGM yogyakarta, dan regional IV di ITS Surabaya. Juara 1, 2, dan 3 ditingkat regional ini akan menjadi peserta kontes robot di tingkat nasional, ya…di kontes robot kali ini.
KRI
Kontes Robot Indonesia -KRI mengambil tema Travelling Together for the Victory Dums dalam bahasa Indonesia ‘bersama kita meraih kemenangan’. Robot nya terdiri dari 3 buah, 2 otomatis 1 manual. Kedua robot otomatis bertugas menandu robot manual dan menempatkannya di satu tempat. Setelah siap maka robot manual tersebut menuju pusat finish dengan memukul kendang didepannya.
KRCI
Robot cerdas berbentuk robot pemadam api. Robot ini memang cerdas karena panadai membaca dinding dengan sensornya. Seperti labirin dan rumah tikus, robot cerdas bergerak kedepan dengan berbagai halangan hingga menemui sebuah ruang yang terpasang lilin. Begitu membaca nyala api maka sensor mapan ini akan menggerakkan kipas dan meniupnya hingga mati…cercas kan? Pemenang KRCI akan mewakili Indonesia di ajang kontes robot di Amerika.
KRSI
Ini yang terbaru…kontes robot seni Indonesia. Robot seni ini sengaja dikompetisikan dengan memasukkan unsure seni nusantara… kali ini aturannya adalah robot bergoyang jaipong. Ya..buat aja robot yang bisa bergoyang dibagian tengahnya. Mo seperti inul…dewi persik..atau trio macan terserah aja yang penting bergoyang. Agar berkesan seperti penari jaipong maka semua peserta mendandani robot tersebut dengan boneka penari.
Ditulis dalam kreatif edukasi | Tag:KRCI, KRI, KRSI 2009
Mouse Rights & Daur Ulang Jebakan ‘SADIS’

foto: krish.blogdetik.com/files/2008/08/mice_5638.jpg
Selamat untuk semua tikus di dunia!!! Ha ha ha…pasalnya tak akan lagi ada tikus rumah yang mati terkencet ‘mecotot’ mengeluarkan usus dan darah karena mati terjebak di jebakan KECI yang satu ini. Jebakan ini telah didaur ulang menjadi mainan mobil mobilan.

mainan mobil perangkap tikus
Perihal jebakan tikus setahuku ada dua macam jebakan, pertama yang jebak dengan kurungan dan satu lagi jebakan dengan menjepitnya…tak peduli bagian tubuh mana yang terjepit…sudah pasti apapun hasilnya…kalo gak mati ya cacatlah bagi sang tikus. Sadis…kan yang kedua ini?
Untuk itulah jebakan tikus yang tak menghargai hak hidup hewan ini mulai didaur ulang menjadi mainan. Yang main bukan anak-anak tapi para mahasiswa jurusan Teknik Mesin UNY. Mereka menyebutnya mouse trap car atau mobil penjebak tikus. Bukan mobil mainan yang berfungsi menjebak tikus atau jebakan tikus berbentuk mobil namun mobil mainan yang dibuat dari prinsip kerja jebakan tikus.
Gampang saja…jebakan tikus yang sadis dipasang dalam sebuah papan. Laiknya mobil mainan ditambahkan juga 3 sampai 4 roda dengan as di depan dan belakang. Nah untuk menggerakkan diambilah sebuah tali dan ditalikan di satu didi jebakan. Prinsip jebakan kan selalu kembali ke tempat awal karena ada per atau pegas. Karen aujung tali satunya diputarkan di as roda belakang dan sebatang bamboo/ penjalin diikatkan pada pegas jebakan menjadikan tali yang melilit pada as roda belangan berputar dan mendorong mobil…jlas nggak sih??
Hasilnya…mainan baru anak anak gede…dan cepat lambatnya mainan ini saat melaju di depan ditentukan dari perhitungan tali, roda, beban dan kesiimbangan keseluruhan mobil. Ini perlunya eksperimen ma mobil kreasi kamu…jangan sampai mouse trap car kamu jadi tolol dengan berjalan menyamping atau lelet dengan berjalan lambat. Pokoknya itung itungannya ndak beda dengan membuat mobil beneran. Selamat mencoba.
Ditulis dalam inspirasi gila | Tag:jebakan tikus, mouse trap









